Minggu, 17 November 2019

Konsep-Konsep Sosiologi

Dalam setiap disiplin ilmu, pasti ada kontroversi, termasuk sosiologi. Walaupun para ahli sosiologi sudah berhasil mengidentifikasikan sejumlah konsep-konsep dasar sosiologi dan memperoleh konsensus mengenai arti penting tentang itu, konsep-konsep tersebut sering digambarkan dengan cara yang berbeda oleh berbagai peneliti.

Konsep-konsep yang terdapat dalam sosiologi :

1. Masyarakat
'Masyarakat' adalah golongan besar atau kecil yang terdiri dari beberapa manusia yang dengan atau karena sendirinya bertalian secara golongan dan merupakan sistem sosial yang pengaruh-mempengaruhi satu sama lain (shadily, 1980: 31; soekarno, 1993: 466). Dengan demikian hidup bermasyarakat merupakan bagian integral karakteristik dalam kehidupan manusia

2. Peran
'Peran' adalah satuan keteraturan perilaku yang diharapkan dari individu. Tiap-tiap hari, hampir semua orang harus berfungsi dalam banyak peran yang berbeda. Peran dalam diri seseorang ini sering menimbilkan konflik

3. Norma
Suatu 'norma' adalah suatu standar atau kode yang memandu perilaku masyarakat. Norma-norma tersebut mrngajarkan kepada kita agar perilaku kita itu benar, layak atau pantas.

4. Sanksi
'Sanksi' adalah suatu rangsangan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu perbuatan (Soekarno, 1993: 446)

5. Interaksi Sosial
'Interaksi sosial' adalah proses sosial yang menyangkut hubungan timbal balik antar pribadi, kelompok, maupun pribadi dengan kelompok.

6. Konflik Sosial
Konflik sosial adalah merupakan pertentangan sosial yang bertujuan untuk menguasai atau menghancurkan pihak lain

7. Perubahan Sosial
'Perubahan sosial' mengacu pada variasi hubungan antar individu, kelompok, organisasi, kultur dan masyarakat pada waktu tertentu (Ritzal, 1987: 560)

8. Permasalahan Sosial
Istilah 'permasalahan sosial' merujuk kepada suatu kondisi yang tidak diinginkan, tidak adil, berbahaya, ofensif dan dalam pengertian tertentu mengancam kehidupan masyarakat. Dalam pendekatannya, studi tentang permasalahan sosial dapat dibagi menjadi dua kelompok yakni pendekatan; (1) realis dan obyektif, (2) pendekatan-pendekatan konstruksionisme sosial.

9. Penyimpangan
Istilah 'penyimpangan' atau deviance sebenarnya dalam sosiologi telah lamah ada sejak awal kelahiran ilmu tersebut. Akan tetapi makna sosiologisnya baru muncul belakangan

10. Globalisasi
Istilah 'globalisasi' merujuk pada implikasi tidak berartinya lagi jarak nasional, ragional, maupun teritorial, sehingga apapun yang terjadi dan berlangsung di suatu tempat, bukan jaminan bahwa kejadian atau peristiwa tersebut tidak membawa pengaruh di tempat lain (2002: Ohmae, 3-30).

11. Patronase
Istilah 'patronase' dalam istilah ilmu-ilmu sosial lebib banyak dikaitkan dengan birokrasi sehingga dikenal 'birokrasi patrimonial'. Dalam birokarasi patrimonial ini serupa dengan lembaga perkawulaan, dimana patron adalah gusti atau juragan dan klien adalah kawula.

12. Kelompok
Konsep 'kelompok' atau 'group' secara umum dapat didefinisikan sebagai sekumpulan orang yang disatukan oleh setiap prinsip, dengan pola rekrutmen, hak dan kewajiban tertentu.

13. Patriarki
Secara harfiah 'patriarki' berarti aturan dari pihak ayah. Istilah ini memiliki penggunaan yang cukup luas namun umumnya memliki kecenderungan untuk mendeskripsikan kondisi superioritas laki-laki atas perempuan (Canell, 2000: 734).

14. Hirarki
Konsep 'hirarki' merujuk kepada suatu jenjang atau tatanan atau peringkat kekuatan, prestlise atau otoritas. Ditinjau dari historisnya secara umum konsep hirarki diserap oleh ilmu-ilmu sosial pada mulanya hanya mengacu kepada gereja, pemerintah, pemerintahan pendeta, dan biasanya gereja katolik roma. Dalam pengertian yang lebih luas merujuk pada organisasi bertingkat dari para pendeta atau paderi (Halsey, 2000: 433).

15. Kontak sosial
Interaksi sosial merupakan suatu fondasi dari hubungan yang berupa tindakan yang berdasarkan norma dan nilai sosial yang berlaku dan diterapkan di dalam masyarakat. Kontak sosial merupakan awal terjadinya interaksi sosial baik dilakukan secara langsung maupun tidak.

16. Komunikasi
Komunikasi adalah suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok , organisasi, dan masyarakat menciptakan dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain

17. Strata sosial
Strata sosial menurut Drs. Robert M.Z Lawang adalah penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem tertentu ke dalam lapisan-lapisan hirarkis menurut dimensi kekuasaan, privilese dan prastise

18. Nilai
Nilai adalah gagasan mengenai apakah pengalaman berarti atau tidak berarti. Nilai mengarahkan perilaku dan pertimbangan seseorang

19. Agama
Agama merupakan pedoman hidup untuk meraih kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Sebagai umat beragama, seseorang harus menjalankan kewajiban dan menjauhi larangan agama

20. Wewenang
Wewenang adalah kekuasaan yang ada pada seseorang atau sekelompok orang, yang mempunyai dukungan atau mendapat pengakuan dari masyarakat

21. Lingkungan
Lingkungan adalah (1). daerah(kawasan dsb) yang termasuk di dalamnya, (2). bagian wilayah di kelurahan yang merupakan lingkungan kerja pelaksanaan pemerintahan desa

22. Sistem sosial
Sistem sosial dapat diartikan sebagai suatu keseluruhan dari unsur-unsur sosial yang berkaitan dan berhubungan satu sama lain serta saling mempengaruhi dalam suatu kesatuan dan kebulatan

23. Integrasi
Integrasi(integration) adalah suatu proses pengembangan masyarakat dimana segenap kelompok ras dan etnik mampu berperan secara bersama-sama dalam kehidupan budaya dan ekonomi

24. Dis integrasi
Disintegrasi adalah suatu keadaan dimana tidak ada keserasian pada bagian-bagian dari suatu kebulatan yang dikarenakan adanya pertentangan-pertentangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Perubahan sosial yang harus di lakukan

Pelayanan Akademik  Kualitas pelayanan saat ini dipandang sebagai salah satu alat untuk mencapai keunggulan kompetitif, karena kualitas p...